StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Salah Identitas Lebih dari 100 Tahun, Katak dari Ekuador Ternyata Spesies Berbeda

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Ekuador – Dunia biologi mendapat kejutan dari hewan yang sebenarnya sudah lama dikenal. Katak yang hidup di hutan Ekuador dan Kolombia selama lebih dari satu abad diklasifikasikan sebagai Pristimantis subsigillatus, tetapi penelitian terbaru menunjukkan identitas tersebut keliru.

Spesies yang akhirnya dipisahkan tersebut kini diberi nama Pristimantis milpe.

Misterinya Bertahan Lebih dari Satu Abad

Kesalahan bermula dari persoalan taksonomi lama.

Selama beberapa generasi, peneliti menggunakan nama Pristimantis subsigillatus untuk katak yang ditemukan di kawasan tersebut.

Masalahnya, karakter hewan yang hidup sekarang ternyata tidak sepenuhnya cocok dengan spesimen historis yang menjadi dasar penamaan awal.

Untuk menyelesaikannya, ahli biologi Ekuador Santiago Ron dan timnya kembali memeriksa spesimen tipe dari abad ke-19 yang tersimpan di Natural History Museum London.

Museum Jadi Mesin Waktu

Spesimen tua mempunyai fungsi sangat penting dalam taksonomi.

Ketika sebuah spesies diberi nama secara ilmiah, spesimen tertentu dapat menjadi referensi permanen mengenai hewan yang dimaksud.

Para ilmuwan kemudian dapat kembali memeriksanya puluhan bahkan ratusan tahun kemudian.

Itulah yang terjadi dalam kasus ini.

Perbandingan antara koleksi historis dan katak modern akhirnya membantu mengungkap bahwa hewan yang selama ini ditempatkan di bawah satu identitas ternyata tidak sesederhana yang diperkirakan.

Namanya Pristimantis milpe

Katak yang baru dikenali tersebut dinamai Pristimantis milpe.

Hewan ini berasal dari hutan di Ekuador bagian barat dan Kolombia bagian selatan. Salah satu ciri menariknya adalah suara panggilan pada malam hari yang terdengar seperti bunyi klik.

Yang membuat ceritanya menarik, katak tersebut bukan hewan yang baru ditemukan bersembunyi di sebuah gua terpencil.

Manusia sebenarnya sudah mengenalnya sejak lama.

Yang baru ditemukan adalah identitas biologisnya.

Spesies Baru Bisa Bersembunyi di Lemari Museum

Penemuan spesies baru biasanya identik dengan ekspedisi menuju hutan, dasar laut atau pegunungan terpencil.

Namun, museum menyimpan jutaan spesimen yang dikumpulkan selama ratusan tahun.

Sebagian dikoleksi ketika teknologi DNA, pemindaian digital dan metode analisis modern belum tersedia.

Karena itu, spesimen lama dapat diperiksa kembali dan menghasilkan kesimpulan yang berbeda.

Kasus Pristimantis milpe menjadi contoh bagaimana penemuan ilmiah besar terkadang tidak membutuhkan perjalanan ke tempat baru—cukup membuka kembali laci museum yang sudah berusia lebih dari satu abad.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %