Medan – Peristiwa Ledakan Grand Polonia yang terjadi di salah satu rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Sumatera Utara, menjadi perhatian publik setelah video kejadian beredar luas di media sosial. Ledakan yang berlangsung pada Senin sore itu menyebabkan bangunan tiga lantai mengalami kerusakan parah hingga sebagian roboh. Selain menghancurkan rumah utama, dampak ledakan juga merusak beberapa rumah di sekitarnya serta sejumlah kendaraan yang sedang terparkir. Tim gabungan dari kepolisian, Basarnas, dan pemadam kebakaran langsung melakukan evakuasi korban serta mengamankan lokasi untuk proses penyelidikan.
Hasil evakuasi menunjukkan terdapat tiga korban meninggal dunia, yakni penghuni rumah beserta dua pekerja yang berada di dalam bangunan saat ledakan terjadi. Sementara itu, beberapa korban lainnya berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis. Proses identifikasi korban dilakukan oleh tim forensik, sedangkan aparat kepolisian memasang garis polisi agar lokasi tetap steril selama penyelidikan berlangsung. Operasi pencarian akhirnya dinyatakan selesai setelah seluruh korban berhasil ditemukan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara, petugas mendeteksi adanya kandungan gas metana (CH4) di sekitar lokasi kejadian. Temuan tersebut mengarah pada dugaan sementara bahwa Ledakan Grand Polonia dipicu oleh kebocoran gas yang memenuhi ruangan sebelum akhirnya terjadi detonasi. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti masih menunggu hasil investigasi menyeluruh dengan mengumpulkan barang bukti serta memeriksa sistem instalasi gas di rumah tersebut. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari aparat berwenang.




















