StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Bukit Pasir Bisa “Bernyanyi” dengan Suara Menggelegar, Fenomena Gurun Ini Terdengar Seperti Mesin Pesawat

0 0
Read Time:2 Minute, 50 Second

Gurun biasanya identik dengan suasana sunyi, angin dan hamparan pasir luas. Namun di sejumlah tempat di dunia, bukit pasir dapat menghasilkan sesuatu yang sangat tidak terduga.

Suara.

Bukan sekadar suara pasir bergesekan.

Dalam kondisi tertentu, bukit pasir dapat mengeluarkan dengungan rendah dan kuat yang berlangsung selama beberapa detik hingga menit. Suaranya dapat menyerupai bass raksasa, dengungan mesin pesawat atau suara alat musik bernada rendah.

Fenomena tersebut dikenal sebagai singing dunes, booming dunes atau bukit pasir bernyanyi.

Suaranya Bisa Sangat Keras

Fenomena ini telah dilaporkan di berbagai kawasan gurun dunia, termasuk sebagian wilayah China, Maroko, Amerika Serikat dan Timur Tengah.

Ketika lapisan pasir tertentu meluncur menuruni lereng bukit, suara rendah dapat muncul secara tiba-tiba.

Dalam kondisi yang tepat, bunyinya cukup keras untuk terdengar dari jarak yang jauh.

Hal tersebut pernah membuat fenomena bukit pasir menjadi bagian dari berbagai cerita masyarakat lokal karena sebelum mekanismenya dipelajari, sulit menjelaskan bagaimana sebuah gunung pasir dapat menghasilkan suara seperti instrumen raksasa.

Rahasianya Ada pada Jutaan Butir Pasir

Satu butir pasir yang bergerak tentu tidak menghasilkan suara menggelegar.

Rahasia fenomena ini muncul ketika sangat banyak butiran pasir bergerak hampir secara bersamaan.

Ketika pasir longsor menuruni lereng, butiran saling bergesekan dan bertumbukan.

Dalam kondisi tertentu, gerakan tersebut menjadi cukup terorganisasi sehingga getaran banyak butir pasir dapat menghasilkan frekuensi yang serupa.

Getaran kolektif inilah yang kemudian menciptakan dengungan kuat.

Secara sederhana, jutaan butir pasir seperti membentuk sebuah “paduan suara” alami.

Tidak Semua Pasir Bisa Bernyanyi

Jika hanya membutuhkan pasir, setiap pantai dan gurun seharusnya dapat menghasilkan suara serupa.

Namun kenyataannya tidak demikian.

Karakteristik butiran sangat penting.

Bukit pasir yang menghasilkan booming biasanya memiliki pasir yang relatif kering, bersih dan memiliki ukuran butir tertentu.

Bentuk serta kondisi permukaan butiran juga memengaruhi bagaimana pasir saling berinteraksi ketika bergerak.

Sedikit perubahan kelembapan saja dapat mengganggu fenomena tersebut.

Air di antara butiran mengubah gesekan sehingga pasir tidak lagi bergerak dengan cara yang sama.

Longsoran Kecil Bisa Memulai “Konser”

Suara booming dapat muncul secara alami ketika bagian permukaan bukit pasir longsor.

Namun pada beberapa lokasi, manusia juga dapat memicu suara dengan mengganggu lapisan pasir yang tepat.

Ketika cukup banyak pasir mulai bergerak menuruni lereng, dengungan perlahan muncul.

Getaran tersebut kemudian dapat menjadi semakin kuat.

Karena frekuensinya relatif rendah, suara yang dihasilkan terasa dalam dan berat.

Inilah sebabnya banyak orang menggambarkannya seperti suara pesawat, drum besar atau dengungan misterius dari dalam tanah.

Setiap Bukit Pasir Bisa Memiliki “Nada” Berbeda

Menariknya, bukit pasir tidak selalu menghasilkan frekuensi suara yang sama.

Ukuran butiran pasir dan karakteristik longsoran dapat memengaruhi nada yang dihasilkan.

Pasir dengan ukuran berbeda dapat menghasilkan frekuensi berbeda pula.

Karena itu, satu kawasan bukit pasir dapat terdengar sedikit berbeda dibandingkan lokasi lainnya.

Fenomena tersebut membuat gurun seolah mempunyai instrumen musik alami dengan karakter suara masing-masing.

Misteri yang Sudah Diceritakan Selama Berabad-abad

Fenomena pasir berbunyi bukan penemuan zaman modern.

Catatan perjalanan selama berabad-abad telah menggambarkan suara aneh yang berasal dari gurun.

Sebelum penjelasan ilmiah berkembang, suara tersebut terkadang dikaitkan dengan makhluk gaib atau sesuatu yang bergerak di bawah pasir.

Sekarang ilmuwan mengetahui bahwa tidak diperlukan monster tersembunyi untuk menghasilkan suara tersebut.

Yang dibutuhkan hanyalah kombinasi sangat spesifik antara butiran pasir, lereng, kekeringan dan gerakan yang sinkron.

Ketika ribuan hingga jutaan butiran mulai meluncur bersama, sebuah bukit yang terlihat diam dapat berubah menjadi pengeras suara alami raksasa.

Di tengah gurun yang sunyi, pasir tiba-tiba menghasilkan dengungan rendah yang menggema—membuat bukit pasir benar-benar terdengar seperti sedang “bernyanyi.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %