StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

300 Tahun Tenggelam, Kapal Misterius Ditemukan Masih Berdiri Utuh di Dasar Laut

0 0
Read Time:2 Minute, 6 Second

Sebuah penemuan arkeologi bawah laut menjadi perhatian setelah para peneliti memeriksa bangkai kapal berusia sekitar tiga abad di Laut Baltik. Kapal tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-17 atau awal abad ke-18 dan ditemukan dalam kondisi yang tidak biasa.

Bagian konstruksi kapal masih terlihat jelas, sementara tiangnya tetap berada pada posisi berdiri setelah ratusan tahun berada di bawah air.

Kondisinya Seperti “Membeku” dalam Waktu

Kapal kayu biasanya mengalami kerusakan besar setelah tenggelam selama berabad-abad.

Namun, Laut Baltik memiliki kondisi yang dapat membantu mengawetkan peninggalan kayu. Airnya relatif dingin dan berkadar garam rendah, sementara organisme laut tertentu yang biasa merusak kayu tidak berkembang sebaik di banyak lautan lainnya.

Kondisi tersebut membuat sejumlah bangkai kapal Baltik terkenal mempunyai tingkat pelestarian luar biasa.

Tiang Kapalnya Masih Berdiri

Inilah bagian yang paling mencolok.

Pada banyak bangkai kapal tua, tiang biasanya sudah patah, roboh atau terpisah dari lambung.

Pada Svaelget 2, struktur tiangnya justru masih bertahan. Peneliti juga menemukan bagian-bagian kapal yang membantu memberikan gambaran mengenai bentuk aslinya.

Bagi arkeolog maritim, kondisi tersebut seperti mendapatkan kesempatan melihat sebuah kapal dari masa lalu tanpa harus hanya mengandalkan gambar dan dokumen sejarah.

Ditemukan Benda-Benda Milik Awak

Penelitian terhadap situs juga menemukan berbagai artefak.

Benda yang berada di sekitar kapal dapat membantu ilmuwan mengetahui bagaimana awak bekerja, bagaimana kapal digunakan dan kemungkinan rute pelayarannya.

Setiap objek mempunyai konteks penting karena posisinya di dasar laut dapat menunjukkan kondisi kapal ketika tenggelam.

Identitas Kapal Masih Menjadi Misteri

Meski kondisi fisiknya luar biasa, identitas pasti kapal tersebut belum sepenuhnya terungkap.

Peneliti harus membandingkan konstruksi kapal, umur kayu, artefak dan arsip pelayaran untuk mencoba mengetahui dari mana kapal berasal serta apa yang terjadi sebelum tenggelam.

Justru inilah yang membuat penemuannya semakin menarik.

Kapalnya ditemukan, tetapi ceritanya masih hilang.

Laut Baltik Seperti Museum Bawah Air

Dasar Laut Baltik menyimpan ribuan jejak aktivitas pelayaran manusia.

Kapal dagang, kapal perang hingga perahu yang lebih kecil pernah hilang di kawasan tersebut selama berabad-abad.

Lingkungan bawah air kemudian mengubah sebagian lokasi menjadi kapsul waktu arkeologi.

Svaelget 2 menjadi contoh mencolok: setelah sekitar 300 tahun, sebuah kapal kayu masih berdiri di kegelapan dasar laut dengan struktur yang dapat dikenali.

Teknologi Membuka Kapal Tanpa Mengangkatnya

Arkeologi bawah laut modern tidak selalu membutuhkan bangkai kapal untuk diangkat.

Sonar, kamera bawah air, fotogrametri dan pemodelan 3D memungkinkan peneliti mendokumentasikan situs secara detail.

Ribuan foto dapat digabungkan menjadi model digital kapal sehingga ilmuwan dapat mempelajari konstruksinya tanpa merusak lokasi asli.

Dari sinilah sebuah kapal yang telah diam selama tiga abad dapat kembali “dilihat” oleh manusia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %