StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Laut Bisa Menyala Biru pada Malam Hari, Jutaan Organisme Mikro Jadi Rahasia di Balik “Pantai Avatar”

0 0
Read Time:2 Minute, 39 Second

Bayangkan berjalan di tepi pantai pada malam hari. Ketika ombak menyentuh pasir, air tiba-tiba memancarkan cahaya biru terang. Setiap langkah kaki bahkan dapat meninggalkan kilatan seperti bintang.

Pemandangan tersebut terlihat seperti efek visual film fiksi ilmiah.

Namun fenomenanya benar-benar dapat terjadi di alam.

Fenomena ini dikenal sebagai bioluminesensi laut, yaitu kemampuan organisme hidup tertentu menghasilkan cahaya melalui proses kimia di dalam tubuhnya.

Salah satu penyebab paling terkenal adalah organisme mikroskopis bernama dinoflagellata.

Air Tidak Benar-Benar Berubah Menjadi Neon

Pada siang hari, kawasan yang mengalami fenomena ini dapat terlihat seperti laut biasa.

Perbedaannya baru terlihat jelas ketika kondisi cukup gelap.

Di dalam air terdapat organisme mikroskopis dalam jumlah sangat besar. Beberapa jenis dinoflagellata mampu menghasilkan kilatan cahaya ketika mengalami gangguan mekanis.

Saat ombak pecah, air bergerak atau seseorang menyentuh permukaannya, organisme tersebut mendapat rangsangan.

Responsnya adalah kilatan cahaya.

Ketika jutaan organisme melakukannya hampir bersamaan, seluruh tepian ombak dapat terlihat menyala biru.

Cahaya Berasal dari Reaksi Kimia

Bioluminesensi bukan pantulan cahaya Matahari seperti yang terjadi pada Bulan.

Cahayanya benar-benar diproduksi oleh organisme.

Pada banyak organisme bioluminesen, proses tersebut melibatkan molekul yang secara umum dikenal sebagai luciferin serta enzim atau protein yang membantu terjadinya reaksi.

Energi kimia kemudian dilepaskan dalam bentuk cahaya.

Menariknya, proses ini menghasilkan sangat sedikit panas sehingga sering disebut sebagai bentuk “cahaya dingin.”

Kenapa Harus Menyala Saat Diganggu?

Para ilmuwan memiliki beberapa hipotesis mengenai fungsi cahaya pada dinoflagellata.

Salah satu gagasan yang paling menarik disebut burglar alarm hypothesis.

Bayangkan seekor predator kecil mencoba memakan dinoflagellata.

Organisme tersebut kemudian mengeluarkan kilatan cahaya.

Cahaya itu berpotensi menarik perhatian predator yang lebih besar, yang kemudian dapat memangsa hewan yang sedang menyerang dinoflagellata.

Dengan kata lain, kilatan tersebut seperti menyalakan alarm ketika ada ancaman.

Namun fungsi bioluminesensi dapat berbeda antara organisme, sehingga tidak semua cahaya di laut mempunyai tujuan yang sama.

Tidak Semua Pantai Bisa Menyala

Fenomena laut bercahaya membutuhkan kombinasi kondisi tertentu.

Populasi organisme bioluminesen harus cukup tinggi.

Kondisi air, nutrisi, suhu, arus dan cuaca juga dapat memengaruhi jumlah organisme tersebut.

Karena itu, pantai yang pernah menyala biru tidak berarti akan menunjukkan fenomena yang sama setiap malam.

Kemunculannya dapat berubah dari hari ke hari bahkan dari jam ke jam.

Bukan Hanya Mikroorganisme

Dinoflagellata bukan satu-satunya makhluk yang mampu menghasilkan cahaya.

Kemampuan bioluminesensi juga ditemukan pada berbagai organisme laut seperti ubur-ubur, cumi-cumi, krustasea dan sejumlah ikan laut dalam.

Di kedalaman laut yang hampir tidak mendapat cahaya Matahari, kemampuan menghasilkan cahaya bahkan menjadi strategi penting untuk bertahan hidup.

Ada hewan yang menggunakannya untuk mencari pasangan.

Ada yang menggunakannya sebagai kamuflase.

Sebagian lainnya memakai cahaya untuk menarik mangsa atau mengelabui predator.

Laut Seperti Langit Penuh Bintang

Ketika konsentrasi organisme bioluminesen sangat tinggi, efek visualnya dapat menjadi spektakuler.

Ombak membentuk garis biru bercahaya.

Percikan air menghasilkan titik-titik terang.

Bahkan gerakan tangan di dalam air dapat meninggalkan jejak cahaya selama beberapa saat.

Fenomena tersebut membuat permukaan laut seolah berubah menjadi langit berbintang yang berada di bawah kaki manusia.

Tidak diperlukan lampu LED ataupun efek komputer.

Jutaan organisme berukuran sangat kecil bekerja secara bersamaan.

Ketika air bergerak pada malam yang gelap, mereka menghasilkan salah satu pertunjukan cahaya paling menakjubkan yang dapat ditemukan di alam: ombak biru yang menyala hidup di sepanjang pantai.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %