StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Tersimpan Sejak 1950-an, Fosil Kecil di Los Angeles Ternyata Spesies Katak Zaman Es yang Belum Pernah Dikenal

0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Los Angeles, Amerika Serikat – Penemuan katak Zaman Es Spea labreae menunjukkan bahwa spesies baru tidak selalu ditemukan melalui penggalian terbaru. Terkadang, jawabannya justru sudah berada selama puluhan tahun di dalam koleksi museum.

Tulang-tulang amfibi dari La Brea Tar Pits tersebut telah tersimpan sejak 1950-an. Namun, penelitian terbaru menemukan ciri anatomi yang membedakannya dari spesies spadefoot toad yang telah dikenal.

Katak Zaman Es Spea labreae Baru Diidentifikasi

Spesies tersebut kemudian diberi nama Spea labreae, mengambil nama dari lokasi La Brea yang terkenal dengan kekayaan fosil Zaman Es.

Temuan ini tergolong sangat langka. Menurut Natural History Museum of Los Angeles County, hanya ada satu amfibi Pleistosen punah lainnya yang sebelumnya telah diidentifikasi di Amerika Utara.

Hal itu membuat Spea labreae penting untuk memahami kehidupan amfibi di Los Angeles pada masa lampau.

Fosilnya Sudah Ada Selama Puluhan Tahun

Bagian paling menarik dari cerita ini adalah fosil tersebut sebenarnya bukan temuan baru dari lapangan.

Tulangnya telah dikumpulkan beberapa dekade lalu.

Namun, koleksi museum dapat berisi ribuan bahkan jutaan spesimen. Tidak semuanya langsung dapat dipelajari secara mendalam ketika pertama kali ditemukan.

Barulah ketika seorang peneliti memeriksa kembali fosil-fosil kecil tersebut, muncul petunjuk bahwa bentuk tulangnya berbeda dari katak yang sudah diketahui.

Ukurannya Kecil, Informasinya Besar

Dibandingkan mamut, serigala purba, atau kucing bertaring pedang, fosil katak mungkin terlihat kurang spektakuler.

Namun, bagi ilmuwan, amfibi dapat menjadi indikator lingkungan yang sangat berguna.

Katak sangat bergantung pada kondisi suhu, kelembapan, dan ketersediaan air.

Karena itu, mengetahui jenis katak yang pernah hidup di suatu wilayah dapat membantu ilmuwan merekonstruksi kondisi lingkungan ribuan tahun lalu.

Los Angeles Zaman Es Ternyata Berbeda

Penelitian terhadap katak Zaman Es Spea labreae juga memberikan petunjuk mengenai perubahan iklim Los Angeles.

Keberadaan spesies tersebut menunjukkan bahwa lingkungan California Selatan pada masa Pleistosen memiliki kondisi yang memungkinkan kelompok spadefoot berbeda hidup di kawasan itu.

Ketika iklim dan habitat berubah, persebaran hewan juga dapat bergeser.

Fosil kecil tersebut akhirnya menjadi semacam rekaman biologis mengenai perubahan lingkungan Los Angeles.

La Brea Tar Pits Masih Menyimpan Misteri

La Brea Tar Pits merupakan salah satu lokasi fosil Zaman Es paling terkenal di dunia.

Deposit aspal alami di kawasan tersebut mengawetkan tulang berbagai hewan selama ribuan tahun.

Namun, penemuan Spea labreae menunjukkan bahwa misterinya tidak hanya berada di dalam tanah.

Sebagian mungkin sudah berada di laci koleksi museum, menunggu teknologi atau peneliti berikutnya untuk mengenalinya.

Spesies Baru Setelah Lebih dari 70 Tahun

Kisah ini menjadi contoh menarik mengenai pentingnya koleksi ilmiah.

Fosil yang dikumpulkan pada 1950-an ternyata masih mampu menghasilkan penemuan baru lebih dari tujuh dekade kemudian.

Kini, tulang kecil yang selama bertahun-tahun tersimpan tersebut mempunyai identitas baru: Spea labreae, spesies katak Zaman Es yang sebelumnya tidak diketahui ilmu pengetahuan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %