StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Ghost Shark Spesies Baru Ditemukan di Laut Dalam Kosta Rika, Moncongnya Panjang dan Hidup dalam Kegelapan

0 0
Read Time:4 Minute, 16 Second

Ghost shark Kosta Rika menjadi temuan menarik dari dunia laut dalam. Para ilmuwan secara resmi mendeskripsikan spesies baru chimaera yang sebelumnya belum dikenali ilmu pengetahuan.

Spesies tersebut diberi nama Rhinochimaera costaricana.

Hewan laut dalam ini mempunyai penampilan tidak biasa. Tubuhnya memanjang dengan moncong yang menonjol ke depan, sementara habitatnya berada jauh di bawah permukaan laut yang hampir tidak mendapatkan cahaya.

Penemuan tersebut didasarkan pada tiga spesimen jantan yang dikumpulkan dari perairan Pasifik di lepas pantai Kosta Rika antara tahun 2000 hingga 2023.

Ghost Shark Kosta Rika Ternyata Bukan Hiu Sejati

Nama “ghost shark” memang terdengar seperti spesies hiu misterius.

Namun secara ilmiah, hewan tersebut bukan hiu sejati.

Ghost shark termasuk kelompok ikan yang dikenal sebagai chimaera.

Chimaera masih mempunyai hubungan evolusioner dengan hiu dan pari. Akan tetapi, garis keturunan mereka telah berpisah sejak ratusan juta tahun lalu.

Karena hidup di laut dalam dan mempunyai penampilan yang tidak biasa, kelompok ini kemudian mendapatkan julukan ghost shark.

Spesies baru dari Kosta Rika termasuk genus Rhinochimaera, kelompok chimaera yang dikenal mempunyai moncong panjang.

Tiga Spesimen Menjadi Kunci Penemuan

Para ilmuwan tidak menentukan spesies baru hanya berdasarkan satu foto.

Penelitian terhadap ghost shark Kosta Rika menggunakan tiga spesimen jantan.

Ketiganya dikumpulkan pada waktu berbeda selama lebih dari dua dekade.

Panjang total spesimen berada pada kisaran 775 hingga 830 milimeter, atau sekitar 77,5–83 sentimeter.

Peneliti kemudian membandingkannya dengan sekitar 90 spesimen dari tiga spesies Rhinochimaera lain yang telah dikenal.

Perbandingan tersebut diperlukan karena banyak penghuni laut dalam mempunyai penampilan yang sekilas sangat mirip.

Perbedaannya terkadang hanya terlihat pada detail anatomi tertentu.

Ilmuwan Mengukur 49 Karakteristik Tubuh

Untuk memastikan bahwa hewan tersebut benar-benar berbeda, penelitian dilakukan secara rinci.

Para ilmuwan mengukur 49 karakteristik fisik.

Hasilnya menunjukkan kombinasi ciri yang membedakan spesimen Kosta Rika dari kerabatnya.

Beberapa karakteristik tersebut meliputi:

moncong yang relatif lebih pendek,

duri di depan sirip punggung pertama yang lebih besar dan tinggi,

sirip punggung pertama yang lebih tinggi,

jarak antarsirip punggung yang lebih lebar,

serta jumlah tonjolan kecil pada bagian ekor yang berbeda.

Perbedaan kecil seperti inilah yang sangat penting dalam taksonomi.

DNA Ikut Membantu Memecahkan Identitasnya

Penampilan fisik bukan satu-satunya bukti.

Para peneliti juga menggunakan analisis genetika.

Pendekatan yang menggabungkan anatomi dan DNA sering disebut sebagai integrative taxonomy.

Metode ini sangat berguna ketika ilmuwan menghadapi beberapa organisme yang terlihat hampir sama.

Dua ikan dapat mempunyai bentuk tubuh serupa.

Namun DNA mereka dapat menunjukkan bahwa keduanya berasal dari garis evolusi berbeda.

Analisis terhadap spesimen Kosta Rika mendukung kesimpulan bahwa hewan tersebut merupakan garis keturunan tersendiri.

Mengapa Moncongnya Begitu Panjang?

Salah satu bagian tubuh paling mencolok dari Rhinochimaera adalah moncongnya.

Bentuknya panjang dan meruncing sehingga membuat hewan tersebut terlihat seperti makhluk dari film fiksi ilmiah.

Namun struktur seperti itu bukan sekadar hiasan.

Chimaera mempunyai sistem sensor yang membantu mendeteksi lingkungan di sekitarnya.

Di laut dalam, kemampuan melihat sangat terbatas karena cahaya matahari tidak dapat mencapai kedalaman tertentu.

Karena itu, kemampuan mendeteksi sinyal dari lingkungan menjadi sangat penting untuk menemukan makanan.

Moncong panjang pada kelompok rhinochimaera berkaitan dengan sistem sensor yang membantu mereka menjelajahi dasar laut.

Hidup di Dunia Tanpa Cahaya Matahari

Habitat ghost shark Kosta Rika merupakan lingkungan yang sangat berbeda dari permukaan laut.

Semakin dalam seseorang turun ke laut, semakin sedikit cahaya yang tersedia.

Tekanan air meningkat.

Suhu turun.

Makanan juga dapat menjadi lebih sulit ditemukan.

Namun kehidupan tetap berkembang.

Berbagai ikan laut dalam berevolusi dengan bentuk tubuh dan kemampuan khusus agar mampu bertahan di lingkungan tersebut.

Ghost shark menjadi salah satu contohnya.

Tubuhnya mungkin terlihat aneh bagi manusia, tetapi karakteristik tersebut merupakan hasil adaptasi selama jutaan tahun.

Laut Dalam Masih Menyimpan Banyak Spesies

Penemuan Rhinochimaera costaricana sekaligus menunjukkan betapa sedikitnya pengetahuan manusia mengenai laut dalam.

Samudra menutupi sebagian besar permukaan Bumi.

Namun wilayah laut dalam masih jauh lebih sulit dieksplorasi dibandingkan banyak lingkungan daratan.

Kendaraan bawah laut, kamera khusus, kapal penelitian, dan teknologi genetika kini membantu ilmuwan membuka dunia tersebut sedikit demi sedikit.

Kadang hasilnya adalah organisme yang belum pernah tercatat sebelumnya.

Menariknya, spesimen yang membantu mengidentifikasi ghost shark Kosta Rika telah dikumpulkan dalam rentang 2000–2023.

Artinya, spesies baru tidak selalu ditemukan tepat ketika hewannya pertama kali diangkat dari laut.

Diperlukan penelitian bertahun-tahun untuk memastikan identitasnya.

Namanya Mengabadikan Kosta Rika

Nama ilmiah Rhinochimaera costaricana secara langsung merujuk pada Kosta Rika.

Penamaan tersebut menegaskan wilayah tempat spesies ini ditemukan sekaligus menambah daftar keanekaragaman hayati laut negara tersebut.

Bagi ilmu pengetahuan, setiap spesies baru memberikan bagian tambahan pada peta evolusi kehidupan.

Para peneliti dapat membandingkan DNA.

Mempelajari anatominya.

Melihat hubungan dengan spesies lain.

Kemudian mencoba memahami bagaimana kelompok tersebut menyebar dan berevolusi.

Makhluk “Hantu” yang Akhirnya Memiliki Nama

Selama bertahun-tahun, tiga spesimen dari laut dalam Kosta Rika berada di tangan ilmuwan tanpa identitas spesies yang benar-benar jelas.

Kini kombinasi pengukuran anatomi dan analisis genetika memberikan jawabannya.

Mereka mewakili spesies tersendiri.

Rhinochimaera costaricana.

Seekor ikan laut dalam dengan moncong panjang, hidup dalam kegelapan, dan berasal dari garis evolusi kuno yang berkerabat dengan hiu dan pari.

Julukannya memang ghost shark.

Namun penemuannya mengingatkan bahwa “monster” paling aneh di lautan tidak membutuhkan cerita legenda.

Sebagian benar-benar hidup di kedalaman Bumi—dan beberapa di antaranya bahkan baru sekarang mendapatkan nama dari ilmu pengetahuan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %