StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

“Pelangi” Masuk Chip Mikro, Teknologi Mini Ini Bisa Jadi Senjata Baru Menuju 6G

0 0
Read Time:1 Minute, 52 Second

Tim fisikawan dari Loughborough University bersama peneliti internasional mendemonstrasikan sebuah microcomb berukuran sangat kecil yang dapat menghasilkan spektrum frekuensi cahaya teratur.

Namanya berasal dari bentuk spektrumnya. Jika dilihat menggunakan instrumen, frekuensi cahaya muncul seperti gigi sisir yang berjajar sangat presisi.

Dari Cahaya Menjadi Gelombang Milimeter

Bagian menariknya adalah cahaya tersebut tidak berhenti sebagai sinyal optik.

Para peneliti menunjukkan frekuensi-frekuensi itu dapat dikonversi menjadi beberapa sinyal elektromagnetik berfrekuensi tinggi atau millimetre waves.

Alurnya:

LASER → MICROCHIP → “RAINBOW” FREKUENSI → MILLIMETRE WAVES → KOMUNIKASI

Teknologi gelombang milimeter merupakan salah satu bidang yang dipelajari untuk jaringan komunikasi generasi berikutnya.

Satu Chip Bisa Menghasilkan Banyak Kanal

Sistem komunikasi modern membutuhkan banyak frekuensi untuk mengirimkan data.

Alih-alih menggunakan banyak sumber terpisah, microcomb dapat menyediakan kumpulan frekuensi yang tersusun rapi dari sebuah perangkat berukuran sangat kecil.

Inilah yang membuat teknologi tersebut menarik untuk sistem komunikasi berkapasitas tinggi.

Ukurannya Cuma Sekitar Sebutir Beras

Miniaturisasi menjadi daya tarik utamanya.

Teknologi yang biasanya membutuhkan sistem optik lebih kompleks dapat dipindahkan menuju perangkat fotonik berukuran chip.

Artinya:

PERALATAN OPTIK BESAR → CHIP MINI → PERANGKAT LEBIH RINGKAS

Jika teknologi seperti ini berhasil dikembangkan lebih jauh, sistem komunikasi dan pengukuran presisi dapat dibuat semakin kecil.

Bukan Cuma untuk 6G

Potensinya ternyata jauh lebih luas.

Tim peneliti menyebut teknologi tersebut dapat berkontribusi pada precision timing, radar, sensing, komunikasi berkapasitas tinggi dan sejumlah aplikasi teknologi kuantum.

Jam dan sistem pengukuran yang membutuhkan kestabilan frekuensi ekstrem merupakan salah satu area yang dapat memanfaatkan karakter microcomb.

6G Belum Berarti Besok Langsung Dipakai

Ada catatan penting.

Penelitian ini bukan berarti sebuah chip 6G komersial sudah siap dipasang ke smartphone.

Yang didemonstrasikan adalah teknologi komponen fundamental yang berpotensi menjadi bagian dari sistem komunikasi masa depan.

Masih diperlukan pengembangan untuk integrasi, produksi massal, efisiensi dan implementasi dunia nyata.

Chip Masa Depan Tidak Hanya Mengatur Elektron

Perkembangan ini juga menunjukkan perubahan menarik dalam industri semikonduktor.

Chip konvensional identik dengan elektron.

Fotonik justru menggunakan cahaya untuk membawa atau memproses informasi.

Kombinasi elektronik dan fotonik dapat menjadi salah satu cara menghadapi kebutuhan bandwidth yang semakin besar.

Jadi chip masa depan mungkin bekerja seperti ini:

ELEKTRON MENGHITUNG → CAHAYA MEMBAWA DATA → MICROCOMB MEMBAGI FREKUENSI

Sebuah “pelangi” yang ukurannya hanya sekitar sebutir beras akhirnya bisa mempunyai pekerjaan serius: membantu teknologi mengirimkan informasi dalam jumlah semakin besar dan semakin cepat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %