StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Sosok “Cat in the Hat” Viral di Jalanan, Polisi Tegaskan Itu Buatan AI

0 0
Read Time:1 Minute, 45 Second

Cat in the Hat viral menjadi fenomena aneh di media sosial. Foto dan video memperlihatkan sosok tinggi berkostum seperti karakter terkenal tersebut muncul di jalan pada malam hari. Moreover, beberapa unggahan dibuat dengan suasana gelap sehingga terlihat seperti rekaman kejadian nyata.

Namun, sosok misterius tersebut bukan makhluk yang benar-benar berkeliaran.

Instead, gambar yang beredar merupakan konten rekayasa, termasuk materi yang dibuat menggunakan AI.

Cat in the Hat Viral di TikTok

Tren tersebut berkembang dalam beberapa pekan terakhir.

Unggahan memperlihatkan karakter itu berdiri di jalan, berada di atas kendaraan, hingga mengintip melalui jendela rumah. As a result, sebagian pengguna muda merasa takut dan mempertanyakan apakah sosok tersebut benar-benar ada.

Format videonya memang dibuat meyakinkan.

JALAN GELAP → SOSOK MISTERIUS → FOTO BURAM → UPLOAD → VIRAL

Polisi Sampai Ikut Bicara

Fenomena internet tersebut akhirnya mendapat respons dunia nyata.

Kepolisian di sejumlah wilayah Inggris dan Irlandia mengeluarkan klarifikasi setelah konten terus beredar. Therefore, masyarakat diingatkan bahwa penampakan tersebut bukan kejadian nyata.

Polisi Wexford di Irlandia termasuk yang merespons tren tersebut.

However, klarifikasi justru menunjukkan seberapa jauh sebuah lelucon internet dapat berkembang.

AI Membuat Sosoknya Terlihat Nyata

Beberapa tahun lalu, gambar AI relatif mudah dikenali.

Jari dapat terlihat aneh. Wajah sering tidak konsisten. Tulisan di latar belakang juga berantakan.

However, teknologi generatif terus berkembang.

Pencahayaan malam, bayangan, tekstur jalan, dan efek kamera dapat dibuat semakin meyakinkan.

Therefore, pengguna yang melihat konten hanya beberapa detik dapat salah memahami konteksnya.

Semakin Viral, Semakin Banyak Versinya

Setelah satu unggahan populer, pengguna lain dapat membuat versi sendiri.

Moreover, AI membuat proses tersebut sangat mudah.

Karakter yang sama dapat ditempatkan di jalan berbeda hanya dengan membuat gambar baru.

Akibatnya, sosok tersebut seolah muncul di banyak lokasi sekaligus.

Meanwhile, pengguna yang tidak mengetahui asal tren dapat menganggap setiap unggahan sebagai laporan baru.

Dari Meme Menjadi Misinformasi

Awalnya, tren seperti ini dapat dianggap sekadar hiburan.

Masalah muncul ketika konteks bahwa konten tersebut palsu menghilang.

For example, seseorang dapat mengunduh gambar kemudian mengunggahnya kembali tanpa penjelasan.

Unggahan kedua kemudian disalin oleh akun ketiga.

As a result, asal-usul konten semakin sulit dilacak.

Pada tahap tersebut, meme dapat berubah menjadi informasi menyesatkan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %