StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Serigala Zaman Es Membeku Ribuan Tahun, DNA Purba Ungkap Kehidupan Masa Lalu

0 0
Read Time:59 Second

DNA serigala purba memberikan jendela baru untuk memahami kehidupan hewan pada Zaman Es. Bangkai dan tulang yang tersimpan di wilayah permafrost dapat mempertahankan material biologis jauh lebih lama dibanding temuan di lingkungan hangat. Karena itu, Siberia menjadi salah satu lokasi penting bagi penelitian DNA purba.

Selain itu, kemajuan teknologi genom memungkinkan ilmuwan memperoleh informasi dari sampel yang sebelumnya terlalu rusak untuk dianalisis.

DNA Serigala Purba Tersimpan dalam Permafrost

Permafrost adalah tanah yang tetap membeku selama periode sangat panjang.

Temperatur rendah memperlambat berbagai proses yang biasanya menghancurkan jaringan biologis.

Therefore, tulang, gigi, rambut, dan jaringan lunak dapat bertahan selama ribuan tahun.

Ilmuwan Harus Menghindari Kontaminasi

DNA purba sangat sensitif.

Sedikit DNA manusia modern dapat mencemari sampel.

Therefore, proses analisis dilakukan menggunakan prosedur laboratorium yang ketat.

Peneliti memakai perlindungan khusus.

Zaman Es Bukan Dunia yang Stabil

Lingkungan pada akhir Pleistosen mengalami perubahan besar.

Gletser maju dan mundur.

Temperatur berubah.

Habitat ikut bergeser.

DNA Bisa Menunjukkan Adaptasi

Gen tidak hanya memberikan informasi mengenai hubungan keluarga.

Beberapa bagian genom berhubungan dengan karakter biologis.

Peneliti dapat membandingkan varian genetik populasi purba dengan populasi modern.

As a result, mereka dapat mencari petunjuk mengenai adaptasi terhadap lingkungan, pola makan, penyakit, dan kondisi ekstrem.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %