StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Ada Ubur-Ubur yang Bisa “Kembali Muda”, Siklus Hidupnya Membuat Hewan Ini Dijuluki Immortal Jellyfish

0 0
Read Time:2 Minute, 21 Second

Sebagian besar makhluk hidup bergerak melalui siklus yang sama: lahir, tumbuh, menua kemudian mati. Namun terdapat satu spesies ubur-ubur kecil yang mempunyai kemampuan biologis sangat tidak biasa.

Namanya Turritopsis dohrnii.

Spesies yang sering mendapat julukan “immortal jellyfish” atau ubur-ubur abadi tersebut mampu membalik sebagian siklus hidupnya. Dalam kondisi tertentu, ubur-ubur dewasa dapat kembali menuju tahap perkembangan yang lebih muda.

Bukan berarti hewan ini mustahil mati. Namun kemampuan melakukan semacam “reset” biologis membuatnya menjadi salah satu organisme paling menarik untuk dipelajari.

Dari Ubur-Ubur Dewasa Kembali Menjadi Polip

Siklus hidup ubur-ubur biasanya melewati beberapa tahap.

Salah satunya adalah fase polip, ketika organisme menempel pada suatu permukaan. Kemudian terbentuk medusa, yaitu bentuk ubur-ubur yang biasa kita kenal dengan tubuh seperti payung dan tentakel.

Turritopsis dohrnii memiliki kemampuan luar biasa.

Ketika mengalami kondisi tertentu seperti cedera atau tekanan lingkungan, medusa dapat berubah dan kembali membentuk struktur seperti polip.

Dari tahap tersebut, koloni dapat menghasilkan medusa baru.

Secara sederhana, prosesnya terlihat seperti organisme dewasa kembali menuju salah satu tahap mudanya.

Sel Tubuh Bisa Mengubah Identitas

Salah satu proses penting yang dikaitkan dengan kemampuan tersebut disebut transdifferentiation.

Dalam proses ini, sel yang telah memiliki fungsi tertentu dapat berubah menjadi jenis sel lain.

Kemampuan seperti ini sangat menarik bagi ilmuwan karena sebagian besar sel pada organisme kompleks memiliki fungsi yang relatif tetap setelah mengalami diferensiasi.

Pada Turritopsis, perubahan sel membantu memungkinkan terjadinya reorganisasi tubuh ketika siklus hidup berbalik.

Apakah Benar-Benar Tidak Bisa Mati?

Julukan “ubur-ubur abadi” sering menimbulkan kesalahpahaman.

Hewan tersebut tetap dapat mati.

Turritopsis dohrnii dapat dimakan predator, terkena penyakit, mengalami kerusakan tubuh atau gagal bertahan menghadapi kondisi lingkungan.

Karena itu, istilah immortal lebih tepat merujuk pada kemampuan menghindari kematian akibat proses penuaan melalui pembalikan siklus hidup, bukan berarti setiap individunya akan hidup selamanya.

Di alam liar, banyak individu kemungkinan mati jauh sebelum melakukan proses tersebut berulang kali.

Ukurannya Ternyata Sangat Kecil

Kemampuan luar biasa ini tidak dimiliki oleh monster laut berukuran raksasa.

Turritopsis dohrnii hanya berukuran beberapa milimeter ketika dewasa.

Tubuhnya transparan dengan bagian dalam berwarna kemerahan yang dapat terlihat melalui tubuhnya.

Ukuran kecil tersebut membuatnya mudah terlewatkan di lautan, meskipun mekanisme biologinya telah menarik perhatian peneliti di berbagai negara.

Bisakah Rahasianya Membantu Manusia?

Kemampuan regenerasi dan perubahan sel pada ubur-ubur ini membuat ilmuwan tertarik mempelajari gen serta mekanisme biologisnya.

Penelitian tersebut dapat membantu memberikan pemahaman lebih baik mengenai regenerasi sel, perbaikan DNA dan proses penuaan.

Namun kemampuan Turritopsis tidak berarti manusia akan segera menemukan teknologi untuk hidup selamanya.

Tubuh manusia jauh lebih kompleks dan mekanisme penuaan melibatkan banyak proses berbeda.

Meski demikian, makhluk kecil ini memberikan contoh luar biasa tentang betapa beragamnya strategi kehidupan di Bumi.

Di tengah lautan, seekor ubur-ubur berukuran hanya beberapa milimeter mempunyai kemampuan yang terdengar mustahil: ketika hidupnya mencapai tahap tertentu, ia dapat memulai kembali sebagian siklus kehidupannya dari awal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %