StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Lendir Siput Ternyata Bisa Berubah Fungsi, dari Super Licin hingga Mengeras Seperti Lem

0 0
Read Time:2 Minute, 41 Second

Siput sering meninggalkan jejak lendir mengilap ketika bergerak. Selama ini, lendir tersebut mungkin terlihat hanya seperti cairan licin yang membantu tubuhnya meluncur di permukaan.

Namun penelitian terbaru menunjukkan sistemnya jauh lebih canggih.

Siput ternyata dapat menghasilkan lendir dengan sifat mekanis berbeda, mulai dari sangat licin untuk bergerak, lebih lengket ketika membutuhkan cengkeraman, hingga membentuk material yang jauh lebih kuat ketika diperlukan.

Rahasia tersebut berkaitan dengan bagaimana komponen di dalam lendir disusun dan diatur.

Satu Hewan, Lendir dengan Banyak Fungsi

Bergerak tanpa kaki membutuhkan solusi yang tidak biasa.

Bagian bawah tubuh siput melakukan gerakan seperti gelombang, sementara lendir menciptakan lapisan antara tubuh dan permukaan.

Saat bergerak, lendir harus cukup licin sehingga siput tidak menempel terlalu kuat.

Tetapi ketika siput memanjat permukaan vertikal, kebutuhan tubuhnya berbeda.

Ia membutuhkan cengkeraman agar tidak jatuh.

Karena itulah lendir siput bukan sekadar cairan pelumas sederhana. Material biologis tersebut dapat memiliki karakteristik berbeda sesuai fungsi yang dibutuhkan hewan.

Kalsium dan Protein Memegang Peran Penting

Peneliti menemukan bahwa perubahan sifat lendir berkaitan dengan komposisi material di dalamnya.

Dua komponen yang mendapat perhatian adalah kalsium dan protein seperti kolagen.

Perubahan proporsi dan interaksi komponen tersebut dapat memengaruhi struktur lendir.

Hasil akhirnya dapat berupa material yang lebih mudah mengalir, lebih elastis atau mempunyai daya rekat lebih tinggi.

Secara sederhana, siput mempunyai semacam “laboratorium material” di tubuhnya.

Bahan dasarnya mirip, tetapi hasil akhirnya dapat mempunyai sifat berbeda.

Bisa Berubah Menjadi Busa

Keanehan lendir siput tidak berhenti pada licin dan lengket.

Beberapa siput juga dapat menghasilkan lendir berbusa ketika merasa terancam.

Busa tersebut dapat menjadi bagian dari mekanisme pertahanan.

Tekstur dan volume material yang berbeda dapat membuat predator lebih sulit menyerang atau menangani tubuh siput.

Kemampuan tersebut memperlihatkan bahwa lendir mempunyai fungsi jauh lebih luas dibandingkan sekadar membantu hewan berjalan.

Ada yang Bisa Membentuk Perekat Sangat Kuat

Dalam situasi tertentu, sekresi siput juga dapat menghasilkan daya rekat yang sangat kuat.

Kemampuan menempel penting karena siput harus mempertahankan posisinya pada berbagai permukaan.

Bayangkan seekor siput berada di batang tanaman ketika angin bertiup atau menempel pada permukaan yang hampir vertikal.

Jika lendir selalu bersifat sangat licin, hewan tersebut justru akan mudah terjatuh.

Karena itu, kemampuan mengubah karakteristik material memberikan keuntungan besar.

Ilmuwan Tertarik Menirunya

Material alami seperti lendir siput menarik perhatian ilmuwan karena dapat memberikan inspirasi bagi biomaterial dan perekat generasi baru.

Salah satu tantangan dalam membuat perekat adalah menghasilkan material yang tetap bekerja pada permukaan basah.

Alam telah menghadapi masalah tersebut selama jutaan tahun.

Siput dapat bergerak dan menempel pada daun basah, batu lembap dan berbagai permukaan lainnya.

Dengan memahami struktur kimia dan mekanisme lendirnya, peneliti berharap memperoleh inspirasi untuk merancang material sintetis yang dapat mengubah sifatnya sesuai kondisi.

“Pabrik Material” yang Merayap Perlahan

Dari luar, siput terlihat sebagai hewan sederhana yang bergerak sangat lambat.

Tetapi pada skala mikroskopis, sistem tubuhnya menghasilkan material dengan kemampuan yang mengejutkan.

Lendir dapat membantu bergerak.

Lendir dapat membantu menempel.

Dalam kondisi tertentu, sekresi dapat menjadi berbusa atau menghasilkan struktur dengan daya rekat lebih kuat.

Semua kemampuan tersebut berasal dari organisme yang membawa “pabrik material” tersebut ke mana pun ia bergerak.

Jadi jejak mengilap yang tertinggal di belakang seekor siput sebenarnya bukan sekadar lendir biasa.

Ia merupakan bagian dari sistem material biologis yang dapat berubah sifat—dari pelumas untuk meluncur hingga perekat untuk bertahan menempel.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %