StartCemerlang

| Berita Cemerlang Terbaru Hari Ini

Ikan Aneh Terekam “Moonwalk” di Dasar Laut, Siripnya Berubah Seperti Kaki untuk Berjalan

0 0
Read Time:2 Minute, 57 Second

Laut dalam kembali memperlihatkan pemandangan yang terasa seperti berasal dari planet lain.

Para ilmuwan merekam seekor searobin bergerak di dasar laut dengan cara yang sangat tidak biasa.

Alih-alih berenang seperti kebanyakan ikan, hewan tersebut menggunakan bagian tubuh menyerupai kaki untuk bergerak di atas sedimen.

Gerakannya bahkan terlihat seperti sedang melakukan “moonwalk” di dasar laut.

Namun struktur seperti kaki tersebut sebenarnya bukan kaki.

Ia berasal dari bagian sirip yang mengalami modifikasi selama proses evolusi.

Ikan yang Bisa “Berjalan”

Searobin merupakan kelompok ikan yang terkenal karena bentuk tubuhnya unik.

Mereka memiliki sirip dada besar yang ketika terbuka dapat terlihat seperti sayap.

Tetapi bagian paling aneh berada di bawah tubuhnya.

Beberapa jari-jari sirip telah berevolusi menjadi struktur terpisah yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan dasar laut.

Ketika ikan bergerak menggunakan struktur tersebut, penampilannya terlihat seperti hewan berkaki kecil yang sedang berjalan.

Bagi manusia yang melihat rekamannya, gerakan tersebut tampak sangat asing karena kita terbiasa melihat ikan bergerak dengan berenang.

“Kaki” Itu Juga Bisa Membantu Mencari Makanan

Struktur tersebut tidak hanya berguna untuk bergerak.

Pada searobin, bagian sirip termodifikasi juga mempunyai fungsi sensorik yang membantu ikan mengeksplorasi lingkungan di dasar laut.

Searobin dapat menggunakannya ketika mencari mangsa yang bersembunyi di dalam pasir atau sedimen.

Dengan demikian, struktur tersebut bekerja seperti kombinasi antara alat gerak dan alat pendeteksi makanan.

Kemampuan ini sangat berguna di lingkungan dasar laut, tempat banyak organisme kecil bersembunyi di bawah permukaan.

Kenapa Gerakannya Terlihat Seperti Moonwalk?

Ketika searobin bergerak perlahan di dasar laut, tubuhnya dapat meluncur sementara struktur seperti kaki melakukan gerakan berulang.

Dari sudut kamera tertentu, ikan tersebut terlihat seperti bergerak mundur atau bergeser sambil “melangkah”.

Inilah yang membuat rekamannya dibandingkan dengan moonwalk, gerakan tari terkenal yang memberikan ilusi seseorang berjalan ke depan tetapi tubuhnya justru bergeser ke belakang.

Tentu saja ikan tersebut tidak sedang menari.

Gerakan itu merupakan hasil adaptasi tubuh yang membantunya menjelajahi habitat dasar laut.

Robot Bawah Laut Mengubah Cara Kita Mengenal Hewan

Salah satu alasan perilaku aneh seperti ini semakin sering terlihat adalah perkembangan teknologi eksplorasi laut.

Pada masa lalu, ilmuwan sering mempelajari hewan laut dari spesimen yang ditangkap, terdampar atau dibawa ke laboratorium.

Masalahnya, spesimen tersebut tidak selalu menunjukkan bagaimana hewan sebenarnya berperilaku di habitat alami.

Kini kendaraan bawah laut, kamera laut dalam dan submersible memungkinkan ilmuwan melihat organisme tanpa harus mengeluarkannya dari lingkungan.

Hasilnya, berbagai perilaku yang sebelumnya tidak pernah terlihat dapat direkam langsung.

Evolusi Mengubah Sirip Menjadi Alat Multifungsi

Searobin menjadi contoh menarik tentang bagaimana evolusi dapat memodifikasi struktur tubuh yang sudah ada.

Ikan tidak perlu benar-benar menumbuhkan kaki seperti mamalia.

Sebaliknya, bagian dari siripnya berubah selama jutaan tahun hingga dapat menjalankan fungsi baru.

Prinsip seperti ini banyak ditemukan dalam evolusi.

Struktur yang awalnya mempunyai satu fungsi dapat berubah bentuk dan akhirnya digunakan untuk kebutuhan berbeda.

Pada searobin, hasil akhirnya terlihat sangat ekstrem: seekor ikan yang tampak berjalan menggunakan “jari-jari” siripnya.

Laut Masih Menyimpan Banyak Perilaku Aneh

Sebagian besar wilayah laut dalam masih jauh lebih sulit diamati dibandingkan daratan.

Kegelapan, tekanan tinggi dan kedalaman ekstrem membuat manusia membutuhkan teknologi khusus untuk menjelajahinya.

Karena itu, setiap ekspedisi dengan kamera bawah laut mempunyai peluang merekam sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

Searobin mungkin bukan monster laut raksasa.

Ukurannya juga tidak seperti makhluk dalam film fiksi ilmiah.

Namun ketika seekor ikan membuka siripnya dan mulai “melangkah” perlahan di dasar laut, penampilannya cukup untuk menunjukkan betapa anehnya evolusi kehidupan di lautan.

Dan dari rekaman terbaru tersebut, kita kembali mendapat pengingat:

di bawah permukaan laut, bahkan seekor ikan ternyata tidak selalu memilih untuk berenang—beberapa justru terlihat seperti sedang “moonwalk” di dasar samudra.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %